Chemistry Add-in for Word

Bagi sobat sobat semua yang suka terhadap kimia atau memang sudang terjun langsung didalamnya. Chemistry Add-in for Word  tentunya akan sangat membantu dalam sobat sobat nanti menggambar struktur kimia dalam lembar kerja word. Karena mungkin biasanya sobat sobat semua hanya copy-paste atau hanya screenshot saja. Nah dengan adanya Chemistry Add-in for Word  ini akan mempermudah sobat sobat semua dalam menggambar struktur kimia yang sobat inginkan…

tanpa Basa-Basi lagi, silahkan bisa dilihat sreenshot dari Chemistry Add-in for Word  dibawah ini dan bagaimana cara penggunaannya… chekidot………………..!

Tidak ada hambatan dalam menginstall add-in ini ke dalam word sistem operasi Windows 7. Beda dengan versi sebelumnya saat itu menggunakan Windows XP yang harus diperbaharui dot NET Framework-nya menjadi dot NET Framework 3.5 Sp1. Jadi pada saat anda menginstall kalau menemui hambatan paling yah diminta untuk menginstall dot NET Framework tadi
Untuk menginstall Chemistry Add-in for Word ini silahkan double klik file Chem4WordSetup.exe kemudian ikuti instruksinya hingga selesai (tidak banyak langkah, kurang lebih 3 kali klik saja). Manual atau cara menggunakannya bisa diakses dari menu help. Jadi tidak perlu mengunduh manualnya secara terpisah. Tapi kalau mau mengunduhnya jangan kwatir sudah disediakan oleh pengembangnya.

Berbagai fitur yang terdapat dalam Chemistry Add-in for Word ini bisa kita simak dalam manual tersebut. Yang paling menyolok dalam versi 1 ini adalah dalam hal editing strukutur, kita bisa memutar, mengganti gugus fungsi tertentu, bahkan mengubah sudut ikatan pada struktur tersebut. Termasuk menambah atau menggantikan muatan dengan smart bisa dilakukan dalam word itu sendiri.

Pada saat melakukan pengeditan kalau memerlukan referensi tabel periodik kita bisa mengaksesnya dari Menu Atom -> Change Atom Type -> More, setelah itu maka akan dimunculkan pop-up tabel periodik untuk kita pilih dengan menge-klik unsur yang kita maui.

 

untuk link downloadnya DIMARI SOB!

ChemOffice, Menggambar dan Menganalisa Struktur

Kali ini ngebahas tentang chemoffice sama isinya ya ^^… ChemOffice ini merupaka suatu program dimana di dalamnya terdapat program  ChemDraw is, Chem3D dan ChemFinder. Dari ketiga program yang ada di ChemOffice ini memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Sesuai dengan namanya fungsi utamanya adalah untuk menggambar,, menganalisa secara 3D dan mencari database.

Di sini kita dapat menggunakan banyak menu khususnya untuk menggakbar suatu senyawa. Pada toolbox sebelah kiri banyak pilihan menu. Kalau begitu kita coba membuat senyawa N-(4-hydroxyphenyl)ethanamide atau yang biasa disebut parasetamol.
Pertama kita pilih “solid bond” pada toolbox sebelah kiri
Ini merupakan tampilan awal saat membuka aplikasi ChemDraw…..

Selanjutnya barulah di gambar membentuk parasetamol dengan cara klik mouse kiri tahan dan geser.

Semua standar penulisan pada ChemDraw ini menggunakan atom karbon. Jenis atom karbon ini dapat kita ganti dengan cara double klik pada bagian yang kita inginkan untuk dirubah lalu mengisinya dengan senyawa tertentu dan yang perlu diperhatikan harus menggunakan huruf kapital.

Nah di atas merupakan gamber senyawa parasetamol. Tidak terlalu sulit untuk menggambarnya jika mau usaha. Gambar di atas merupakan gambar secara 2D. Kita dapat merubahnya menjadi 3D dengan menggunakan toolbox baji hitam. Dengan itu kita nantinya akan mendapatkan stereokimia dari senyawa tersebut.
Fasilitas lain yang ada dalam ChemDraw ini adalah simulasi NMR 13C dan 1H. Fasilitas ii dapat ditemukan pada bagian menu file “estimate” urutan kedua dari kanan.

Nah,, gambar di atas itu contoh dari penggunaan 13C NMR shifts. Untuk mendalami lebih jauh lagi kawan-kawan sekalian dapat mencobanya, jika bingung menu help yang terdapat pada aplikasi ini cukup lengkap

Jika ingin mencoba, link DOWNLOAD DIMARI
semoga bermanfaat

Soal dan Pembahasan Soal Kimia Koligatif

Ditujukan untuk anak – anak SMA yang ingin belajar lebih tentang soal – soal kimia secara mandiri.

Soal dan pembahasan kimia koligatif.

langsung saja tanpa harus beribet…!

1.      5,3 gram suatu zat non elektrolit dilarutkan dalam 500 gram air membeku pada suhu -0,576 ◦C

tentukan Mr zat non elektrolit tersebut ! jika Kf air 1,86

Penyelesaian :

Diket:  g = 5,3 gram

P = 500 gram

Kf air = 1,86◦C

∆Tf = -0,576

Ditanya : Mr ?

Jawab: ∆Tf = m.Kf

∆Tf = ×   × Kf

0,576 =  ×   × 1,86

0,576 =  × 2 × 1,86

Mr = 34,23

2.      Larutan urea dalam air memiliki titik beku -0,372◦C . besarnya kenaikan titik didih larutan urea jika Kf air 1,86◦C/molal dan Kb air 0,52◦C/molal adalah…

Penyelesaian :

Diket : Tf = -0,372◦C

∆Tf = 0◦ – (-0,372) = 0,372

Kb = 0,52◦C/molal

Kf = 1,86◦C/molal

Ditanya: ∆Tb..?

Jawab :

∆Tb×1,86 = 0,19344

∆Tb = 0,104

3.      Hitung tekanan uap, titik didih dan titik beku larutan glukosa 36% dalam air pada suhu 25◦C. Jika diketahui tekanan uap air murni pada suhu 25◦C adalah 20 mmhg. Kb air = 0,52◦C/m, Kf air = 1,86 dan Mr glukosa = 180

Pemyeleaian :

Diket:  massa zat terlarut = × 100 = 36 gram

Massa zat pelarut = 100─ 36 = 64 gram

P◦ = 20 mmHg

Kb air = 0,52◦C/molal

Kf air = 1,86◦C/molal

Mr glukosa = 180

Ditanya :         P ..?

Tb ..?

Tf ..?

Dijawab😛 = Xpelarut × P

=  × P◦

= × 20

= 0,947 × 20

= 18,94 mmHg

Tb = ∆Tb + Tb◦ = 100 + 1,625 = 101,625

∆TF = 5,8125

Tf = Tf◦ – ∆Tf = 0 – 5,8125 = -5,8125

Untuk lebih lengkapnya silahkan disini

Soal Kimia SMA – Koligatif

Soal Kimia kelas XII SMA BAB Koligatif

1. Suatu larutan terdiri dari 0,02 mol a dan 0,08 mol b. Fraksi mol untuk zat b
adalah…
a. 0,2      b. 0,4      c. 0,6      d. 0,8      e. 0,1

2. Suatu zat non elektrolit sebanyak 24 gram di larutkan dalam air sehingga volumenya 250 mL dan mempunyai tekanan osmotik sebesar 32,8 atm pada suhu 270C. Jika tetapan R = 0,082 L atm / mol K, massa molekul relatif zat tersebut adalah..
a. 36
b. 48
c. 72
d. 96
e. 144

3. Untuk menurunkan titik beku 2,5 liter air (massa jenis 1 gr/cm3) menjadi – 0,74
0C pada tekanan 1 atmosfer (Kf=1,86), diperlukan jumlah gula (Mr=342) yang
harus dilarutkan sebanyak…

a. 178     b. 204     c. 340     d. 408     e. 510

4. Glukosa (Mr=180) sebanyak 36 gram dilarutkan dalam 500 gram air (Mr=18) pada suhu 250C. Bila tekanan uap air jenuh pada suhu tersebut 23,76 mmHg, penurunan tekanan uap larutan adalah…
a. 0,16 mmHg     b. 0,17 mmHg     c. 0,19 mmHg     d. 0,21 mmHg     e. 0,24 mmHg

5. Besarnya kenaikan titik didih larutan 17,4 gram K2SO4 (Mr=174) dan mengurai sempurna dalam 250 gram air dengan kenaikan titik didih molal air = 0,250C/m adalah…
a. 0,1240C     b. 0,2080C     c. 0,4440C     d. 0,6240C     e. 0,6760C

 

Untuk lebih lengkapnya bisa diunduh disini

semoga bermanfaat

%d bloggers like this: