Bromo Adventure

Photo

Siapa si yang belum mengenal keindahan Gunung Bromo?

Terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, di timur kota Malang. Keindahan gunung ini tak hanya memikat wisatawan lokal saja, bahkan banyak yang berasal dari luar negeri.Mereka datang untuk melihat sunrise Bromo yang cantik mendunia. Dingin, begitulah yang kami rasakanketika pertama kali sampai diKawasam Bromo. Suhu di sini mencapai 10 derajat Celsius, jadi disarankan untuk  mempersiapkan pakaian dingin, topi kupluk, sarung tangan, kaos kaki, syal untuk mengatasinya. Tapi, bila Anda melupakan perlengkapan tersebut, ada banyak penjaja keliling yang menawarkan dagangannya berupa topi, sarung tangan, atau syal.
 
Perjalanan ke Gunung Bromo dimulai dari perjalanan dari Semarang – Jogja, karena kebetulan kami berenam memesan tiket tujuan probolingo dari St. Lempuyangan biar dapet tiket ekonomi. Maklum mahasiswa jadi menyesuaikan kantong juga. Singkat cerita kami perjalan ke probolinggo 8 jam dalam kereta ekonomi yang rasanya seperti masuk dalam oven raksasa yang berjalan. Perjalanan yang begitu menarik karena banyak kejadian yang tidak terduga yang kadang membuat kami tertawa ataupun malah terpancing emosinya oleh ulah penumpang kreta yang lain. Maklum saja namanya saja kereta ekonomi jadi banyak kejutan tak terduga di dalamnya.
Ini buktinya kami naik kereta ekonomi haha…
Photo Photo
Dan kamipun sampai di Probolinggo. Sebelum sampai di Bromo sempet juga kami dihadang calo yang menawarkan paket traveling di Bromo dengan harga yang fantastis buat kalangan Mahasiswa. Tapi untung saja kami lolos .Bocoran saja ongkos naik ke bromo dari terminal Probolinggo cuma 25ribu saja, murah bukan?…Sampai diatas tak kalah bingungnya lagi setelah tau penginapan untuk malam itu semuanya penuh yang mengharuskan kami untuk terpaksa tidur di Mushola dan bisa anda bayangkan sendiri dinginnya seperti apa. Namun itu tak mematahkan semangat kami untuk melihat sunrise di pagi harinya. Karena kita ketahui sunrise di Bromo merupakan salah satu yang teridah di dunia. Itu yang membuat kami tetap semangat menunggu pagi walau kedinginan. Bukan hanya disitu saja, saat kami sampai disitu kondisi di Kawasan Bromo sedang diguyur hujan yang memperparah keadaan. Namun tak mengurangi semangat kami untuk mencari kendaraan malam itu juga agar bias naik ke Penanjakan untuk melihat sunrise.

Photo

Penanjakan adalah sebuah punggungan bukit dengan akses penglihatan langsung ke arah Gunung Semeru, Gunung Bromo dan Gunung Batok. sesampainya di atas penanjakan, ada banyak toko yang menyediakan kopi atau teh hangat dan api unggun untuk menghangatkan tubuh sambil menunggu waktu tebitnya matahari
Menyaksikan terbitnya matahari memang merupakan peristiwa yang menarik. Buktinya, para pengunjung termasuk kami rela menunggu sejak pukul 05.00 pagi menghadap sebelah timur, agar tidak kehilangan momen ini. Anda pun tidak selalu bisa melihat peristiwa ini, karena bila langit berawan, kemunculan matahari ini tidak terlihat secara jelas.
 
Photo
Selesai menyaksikan matahari terbit, Anda dapat kembali menuruni Gunung Pananjakan dan menuju Gunung Bromo. Sinar matahari dapat membuat Anda melihat pemandangan sekitar.Betapa indahnya dan ga sia – sia perjuangan yang telah kami berenam tempuh. terbayar semua ketika melihat panorama Bromo yang begitu indah dan seakan ingin berlama lama kita disitu.Setelahnya kami melewati lautan pasir yang luas. Daerah gersang yang dipenuhi pasir dan hanya ditumbuhi sedikit rumput-rumputan yang mengering. Tiupan angin, membuat pasir berterbangan dan dapat menyulitkan Anda bernafas.

Photo

Sesampainya di kaki Bromo untuk dapat melihat kawah, Anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 anak tangga. Sesampainya di kawah, Anda dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap. Dan kamipun serasa berada dalam lautan pasir yang sangat luas. Benar-benar pemandangan yang sangat langka.

Photo
karena tangga penuh jadi naik jalan berpasir
(Berbahaya)
sempet ada insiden jatuh dan terguling-guling sampai bawah

   Photo
   Selama perjalanan naik ke kawah banyak terdapat hal menarik 


 Photo

Beranjak dari kawah masih ada beberapa tempat lagi yang berada di kawasan Bromo dan yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi ialah kawasan Pasir Berbisik dan Bukit Teletubis. Dinamakan teletubis mungkin karena mirip dengan setting tempat Teletubis dulu kali ya..?

Photo Photo

                                                                                              Pasir berbisik

Photo Photo

                      

Photo Photo

                                                                                                          Padang teletubies
Sedikit cerita tentang perjalanan kemarin , 30 Maret 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: